Kollaaaaa~ みんあーさま おげんきですか? Mwehehehe hari ini
saya akan bahas sesuatu yang berbau Mitos dan Takhayul di Jepang, tapi saya
akan bahas tentang mahluk-mahluk supranaturalnya saja, kenapa bahas yang kayak gini? Karena saya lagi
senang bahas kayak gini aja~ hahaha~ mungkin di sini ga akan bahas semuanya
secara lengkap hanya beberapa saja, karena kebanyakan, sampe ga ke hitung
jumlahnya~ oke kita mulai dari salah satu mahluk yang saya paling suka Yaitu :
1. Tengu
Kalau kalian yang suka nonton anime pasti tau Tengu itu
wujudnya kayak apa, kalau yang ga tau silahkan simak.
Kata Tengu sebenarnya berarti
"Anjing langit". Dalam mitologi Cina, makhluk ini juga memiliki
tempat tersendiri dengan nama Tien Kou (Tiangou) yang artinya juga anjing
langit. Nama ini sebenarnya tidak sesuai dengan deskripsi Tengu. Makhluk ini
tidak memiliki rupa anjing, melainkan lebih mirip seekor burung.
Tengu itu salah
satu makhluk dalam legenda Jepang. Tengu merupakan salah
satu Kami
(Tuhan) penunggu gunung,
atau yōkai
(Hantu) yang erat hubungannya
dengan burung elang atau gagak. Pakaiannya mirip
dengan pakaian pendeta yamabushi yang menempa diri di hutan dan gunung.
Tengu memiliki hidung yang panjang, wajahnya merah, memiliki
sepasang sayap, serta kuku kaki dan tangan yang sangat panjang. Tengu bisa
terbang bebas di angkasa sambil membawa tongkat yang disebut kongōzue,
pedang besar (tachi), dan kipas
berbentuk daun (hauchiwa). Kalau
di elemenkan kayak di film Avatar elemen Tengu itu Udara atau Angin. Pekerjaannya
menghalangi orang yang ingin mendalami agama Buddha. Jahil banget ya! Nama lainnya adalah Gehō-sama (外法様 tuan sihir).
Dalam bahasa Jepang
dikenal ungkapan Tengu ni naru yang berarti "sangat bangga
dengan diri sendiri". Ungkapan ini kemungkinan berasal dari ungkapan
"hana ga takai"
(hidungnya tinggi) terlalu mancung ya hohoho.
Secara umum, Tengu memiliki
dua bentuk fisik. Yang pertama disebut Karasu tengu yang memiliki kepala dan paruh seperti burung.
Yang kedua adalah Konoha Tengu yang memiliki bentuk seperti manusia
namun memiliki sayap dan hidung yang panjang (kadang disebut Yamabushi Tengu)
2.Kirin
Qilin (Mandarin: 麒麟; pinyin: qílín; baca: ch'ilin), atau sering
disebut Kirin oleh orang Jepang, adalah makhluk mistis yang banyak muncul dalam
kebudayaan Asia Timur, dan dikatakan bahwa makhluk ini muncul bersamaan dengan
munculnya Sage. Dikatakan ini pertanda baik yang membawa rui (Mandarin: 瑞 ruì
"kemakmuran"). Qilin sering digambarkan diselimuti oleh api di
seluruh tubuhnya. Terkadang Qilin disebut sebagai "Chinese Unicorn"
(Kuda Sembrani Cina) karena kemiripannya dengan Unicorn di daerah Barat.
Cerita
mengenai Qilin pertama kali ditemukan pada abad ke-5 SM (Sebelum Mashehi) pada
buku Zuo Zhuan. Bentuk Qilin dibuat dari bayangan orang berdasarkan sejarah dan
fiksi. Pada saat itu, banyak bayangan mengenai Qilin yang berbeda-beda, salah
satunya Qilin diperkirakan berbentuk Jerapah. Maka dari itu, hingga kini orang
jepang menyebut Jerapah sebagai "Kirin" (Kanji: 麒麟).
Ada pula
yang mengatakan bahwa Qilin adalah Macan Putih penjaga gerbang barat yang
memiliki kekuatan petir. Akan tetapi, pendapat itu salah sebab di Cina Macan
Putih ini dinamakan Pai Hu (Mandarin: 白虎 Bái Hǔ).
Meski
terlihat menyeramkan, Qilin hanya menghukum orang-orang jahat. Qilin dapat
berjalan di rumput tanpa mengelurkan suara dan juga di air. Sebagai makhluk
yang baik, Qilin tidak memakan daging. Dikatakan Qilin merupakan makhluk
penyayang sehingga ketika ia berjalan, ia tidak akan menginjak 1 pun makhluk
hidup. Dikatakan pula bahwa Qilin hanya muncul di daerah yang penguasanya baik
dan bijaksana atau di rumah yang tentram.
Qilin adalah
makhluk yang lembut, akan tetapi ia dapat menjadi ganas bila seorang manusia
menjadi pendosa. Ketika Qilin marah, bola-bola api akan menyembur dari mulutnya
dan ia akan menunjukkan kemarahannya yang menakutkan.
Beberapa
cerita mengatakan Qilin adalah peliharaan suci milik dewa. Maka dari itu,
tarian tradisional Qilin dinali tinggi setelah Tarian Tradisional Naga dan
Phoenix.
Mulai
sekarang Qilin diganti menjadi Kirin (karena pembahasannya di Jepang)
Seni di
Jepang menggambarkan Kirin lebih mirip rusa. Selain itu, digambarkan juga
sebagai Naga yang berbentuk mirip Unicorn di Eropa, tetapi memiliki ekor
banteng bukan ekor singa.
Di Cina, Kirin dikategorikan sebagai makhluk mitologi ke-3 terkuat setelah Naga dan Phoenix, tapi di Jepang Kirin menempati urutan pertama terkuat.
Di Cina, Kirin dikategorikan sebagai makhluk mitologi ke-3 terkuat setelah Naga dan Phoenix, tapi di Jepang Kirin menempati urutan pertama terkuat.
3. Kappa
Kappa (河童 "anak sungai"), juga disebut Gatarō (川太郎"anak sungai") atau Kawako (川子"anak sungai") ,
adalah makhluk
legendaris, sejenis makhluk air yang dapat ditemukan pada cerita
rakyat Jepang. Namun, mereka juga dianggap sebagai bagian dari kriptozologi, karena beberapa orang mengaku melihat Kappa. Pada agama Shinto, mereka dianggap
sebagai salah satu suijin ("dewa
air").
4. Maneki neko
Maneki Neko (招き猫 kucing mengundang) adalah pajangan berbentuk kucing dari Jepang yang dibuat dari porselen atau keramik. Sebelah kaki depan (tangan) pajangan ini diangkat seperti sedang memanggil orang.
Pajangan
ini dipercaya membawa keberuntungan kepada pemiliknya dan biasa dipajang
di toko, restoran dan tempat-tempat usaha. Maneki neko
yang mengangkat kaki depan sebelah kanan dipercaya dapat mendatangkan uang,
sementara maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kiri dipercaya
mendatangkan pembeli. Maneki neko umumnya tidak dibuat dengan kedua belah kaki
depan diangkat karena tidak ingin dikatakan sudah menyerah angkat tangan. Model
pajangan ini biasanya adalah kucing belang tiga, kucing Japanese Bobtail dengan buntut pendek
seperti buntut kelinci. Maneki neko juga
dibuat dalam warna-warna lain seperti kuning emas atau hitam. Kucing yang menjadi
model maneki neko konon sedang mencuci muka dengan menggunakan sebelah kaki
depan.
Maneki
neko merupakan contoh klasik untuk kitsch yang
dapat dibuat dalam berbagai warna, aneka model, dan ragam hiasan. Pajangan ini
juga dibuat sebagai bentuk berbagai macam keperluan sehari-hari, seperti: gantungan kunci, celengan, hingga pengharum ruangan.
Bahan-bahan lain yang tidak umum untuk membuat maneko neko adalah plastik atau
kain perca. Dalam bahasa
Inggris, maneki neko disebut fortune
cat (kucing keberuntungan)
atau beckoning cat (kucing memanggil).
Ada beberapa legenda yang menjadi kisah awal mula
maneki-neko ini salah satunya adalah kisah mengenai seorang tuan tanah yang
kaya pada waktu itu tengah berlindung dibawah sebuah pohon dekat sebuah kuil
bernama Gotoku-ji di sebelah barat Tokyo karena tengah badai petir dan hujan,
kucing pendeta miskin tersebut tampak olehnya seperti memanggil dan menyuruhnya
mengikuti kucing tersebut, tak berapa lama petir menyambar pohon tersebut, sang
tuan tanah selamat dan ia berteman akrab dengan pendeta miskin tersebut,
sebagai balas budi ia selalu menyumbang dan memakmurkan kuil tersebut. Saat
kucing tersebut mati, mungkin itulah kali pertama patung maneki-neko dibuat
dari kayu, kini patung maneki-neko di jepang terbuat dari porselin.
Thaks for :
Wikipedia & Google :3
and beberapa tentang UU ITE bisa donlot PDFnya di sini UU ITE
0 comments:
Posting Komentar